TERAPI BIOLISTRIK

PELUANG USAHA

PELUANG USAHA

Rabu, 18 Oktober 2017

Pelatihan terapi listrik modern dengan alat terapi bio energi listrik solusi pengobatan rematik asam urat sakit maag syaraf wajah peradangan sakit gigi



PEMBUKAAN KELAS PELATIHAN SISWA TERAPI LISTRIK MODERN
PENGOBATAN MULTI HOLISTIK  


Dibuka jasa pelatihan terapi bio energi listrik modern atau dikenal dengan istilah terapi listrik (biolistrik) atau telapak jari berlistrik yang langsung dibimbing oleh Master Agus di Medan Sumatera Utara. Melalui pelatihan pengobatan penyakit multi holistik ini akan dikenalkan suatu alat terapi listrik modern yang mana melalui jemari telunjuk tangan penerapis dapat mengalirkan energi positip ke titik meridian organ-organ tubuh seperti jantung ginjal saluran kemih kencing usus besar usus kecil sistem pernapasan atau paru-paru perut atau gastrik pankreas sendi sistem peredaran darah pinggang empedu dubur pankreas limpa telapak tangan, telapak kaki dan tubuh pasien lainnya. Zona tubuh yang dialiri energi listrik akan memberikan manfaat langsung meskipun tanpa bantuan obat untuk jadwal kelas pelatihan silahkan menghubungi Master Agus  di nomor 085261281112 

ZONA WILAYAH PELATIHAN 



Pelatihan kursus klinik terapi listrik bio energi multi holistik pengobatan kesehatan modern oleh master Agus terapi listrik Medan, terapi listrik asahan, terapi listrik batubara, terapi listrik dairi, terapi listrik sidakalang, terapi listrik humbang hasundutan, terapi listrik karo, terapi listrik labuhan batu, terapi listrik langkat, terapi listrik nias, terapi listrik teluk dalam, terapi listrik padang lawas, terapi listrik samosir, terapi listrik simalungun, terapi listrik tapanuli, terapi listrik danau toba, terapi listrik binjai, terapi listrik gunung sitoli, terapi listrik padang sidempuan, terapi listrik pematangsiantar, terapi listrik sibolga, terapi listrik tanjung balai, terapi listrik tebing tinggi. Pelatihan pengobatan aneka penyakit yang disebabkan oleh gangguan syaraf / saraf dan peredaran darah tersumbat seperti migrain, vertigo, stroke, lumpuh, asam urat, kolesterol, sendi, keseleo, diabetes, ginjal, empedu, limpa, paru, jantung, Dukungan zona wilayah tersebut master Agus dengan senang hati menerima undangan pelatihan , kursus atau seminar (workshop) dengan menghubungi langsung 085261281112 







ASAM URAT
Testimoni dari pasien yang menjalani terapi bio energi listrik yang mana sebelum terapi asam urat atau terapi gout kondisi yang menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian tadinya sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki, setelah menggunakan alat terapi bio energi listrik mengalami pemulihan dan berangsur-angsur membaik.  Sumber: terapi asam urat yogyakarta.
KOLESTEROL
Testimoni ada pasien yang mengalami kelebihan kolesterol ternyata menurut dia akibat mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi juga kurang berolahraga. Namun, menurut pasien dikarenakan kondisi ini juga bisa terjadi akibat faktor keturunan. Kami dari penerapis bio energi listrik memberikan penanganan pengobatan kolesterol hasilnya berangsur-angsur sembuh.  Sumber: terapi kolesterol yogyakarta.
REMATIK
Testimoni  penderita rematik yang ditangani mengalami ciri ciri penyakit rematik berupa rasa sakit akibat otot atau persendian yang membengkak dan mengalami peradangan. Penerapis melakukan terapi bio energi listrik disertai pemberian obat herbal dan berangsur-angsur membaik. Sumber: terapi rematik yogyakarta.

STROKE
Testimoni stroke dimana cara bicara penderita tidak jelas serta bagian lengan mengalami kelumpuhan saat terkena penyakit stroke oleh terapis diberikan penangan pada pijatan menggunakan alat terapi bio energi listrik, hasil diluar dugaan mengalami perbaikan daripada sebelumnya. Sumber: terapi stroke yogyakarta.


GINJAL
Testimoni ginjal saat pasien dijumpai mengalami bengkak pada kaki dan tungkai karena adanya penumpukan cairan berlebih yang menumpuk di kaki menjadi bengkak. Penerapis mulai bagian telapak tangan baru bagian kaki. Secara bertahap kelihatan ada hasil pemulihan. Sumber: terapi ginjal yogyakarta.
KEBIASAAN MEROKOK
Beberapa testimoni perokok dimana terapis berhasil mengungkapkan bahwa keracunan nikotin pada sel tulang dapat menyebabkan tubuh jadi mengalami problem kesehatan tulang. Hasil terapi bio energi listrik mengungkapkan tulang bisa dilunakkan sehingga mudah menyerap vitamin yang dibutuhkan secara cepat dan membuang zat negatif nikotin. Sumber: terapi merokok yogyakarta.


MAAG
Testimoni maag terlihat saat pasien mengalami rasa mual, panas, sering perut melilit dan nyeri dibagian perut oleh penerapis bio energi listrik bagian jari diterapis hingga perut serta pinggang dan berangsur-angsur pulih. Sumber: terapi maag yogyakarta.
RADANG EMPEDU
Testimoni radang empedu dimana sakit dirasakan dari ulu hati menyebar hingga punggung karena ada batu yang menyebabkan peradangan. Ini secara berturut-turut terapis melakukan terapi bio energi listrik hingga batu dapat keluar melalui saluran urin. Sumber: terapi radang empedu yogyakarta.


gambar: alat terapi bio energi listrik modern 


Tag: terapi bio energi listrik yogyakarta

Terapi migren yogyakarta, terapi vertigo yogyakarta, terapi ginjal yogyakarta, terapi lambung yogyakarta, terapi insomnia yogyakarta, terapi gangguan tidur yogyakarta, terapi nyeri syaraf yogyakarta, terapi sakit gigi yogyakarta, terapi kelelahan yogyakarta, terapi pendengaran yogyakarta, terapi syaraf wajah yogyakarta, terapi leher kaku yogyakarta, terapi sakit syaraf, terapi belakang bahu yogyakarta, terapi ketegangan mata yogyakarta, terapi rasapusing yogyakarta, terapi vertigo yogyakarta, terapi sakit kepala yogyakarta, terapi pusing yogyakarta, terapi sakit bahu yogyakarta, terapi tungkai atas yogyakarta, terapi sakit persendian yogyakarta, terapi gangguan perut, terapi menstruasi yogyakarta, terapi sendi lutut yogyakarta, terapi tungkai yogyakarta, terapi pergelangan kaki yogyakarta, terapi kolesterol yogyakarta, terapi asam urat yogyakarta, terapi rematik yogyakarta, terapi stroke yogyakarta, terapi diabetes yogyakarta, terapi kencing manis yogyakarta, terapi stress yogyakarta, terapi gangguan jiwa yogyakarta, terapi depresi yogyakarta, terapi otot yogyakarta, terapi kecantikan wajah yogyakarta, terapi berat badan yogyakarta, terapi influenza yogyakarta, terapi anemia yogyakarta, terapi pemulihan kelelahan yogyakarta, terapi batuk yogyakarta, terapi lumpuh yogyakarta, terapi darah tinggi yogyakarta, terapi hipertensi yogyakarta, terapi mental yogyakarta, terapi linu panggul yogyakarta, terapi prostat yogyakarta, terapi kandung kemih yogyakarta, terapi saluran kencing, terapi paru yogyakarta, terapi jantung yogyakarta, terapi ginjal yogyakarta, terapi hati yogyakarta, terapi liver yogyakarta, terapi usus yogyakarta, terapi batang tenggorokan, terapi perut yogyakarta, terapi maag yogyakarta, terapi lambung yogyakarta, terapi pankreas yogyakarta, terapi lutut yogyakarta, terapi lengan yogyakarta, terapi kandung empedu yogyakarta, terapi limpa yogyakarta, terapi siku yogyakarta, terapi sendi yogyakarta, terapi tulang yogyakarta, terapi mulut yogyakarta, terapi rahang yogyakarta, terapi mata yogyakarta, terapi telinga yogyakarta, terapi pinggang yogyakarta, terapi panggul yogyakarta, terapi tiroidyogyakarta, terapi hidung yogyakarta, terapi reproduksi kehamilan yogyakarta, terapi belikat yogyakarta, terapi diagframa yogyakarta, terapi janin sungsang yogyakarta, terapi tulang ekor yogyakarta, terapi wasir ambeien yogyakarta, terapi salah urat yogyakarta, terapi migrain yogyakarta, terapi tumor, terapi kanker, terapi kista yogyakarta, terapi myom yogyakarta, terapi syaraf terjepit, terapi jantung koroner yogayakarta, terapi asma yogyakarta, terapi impoten lemah syahwat yogyakarta, terapi menurunkan berat badan yogyakarta, terapi langsing yogyakarta, terapi meregenerasi kulit wajah yogyakarta, terapi mengencangkan kulit wajah yogyakarta, terapi melancarkan darah sekitar wajah yogyakarta, terapi kecantikan wajah yogyakarta, terapi jerawat yogyakarta.


  Zona wilayah yogyakarta

 Terapi listrik jogja yogya yogyakarta bantul sleman kulonprogo gunung kidul Terapi listrik Bambanglipuro terapi listrik banguntapan terapi listrik berbah terapi listrik cangkringan terapi listrik danurejan terapi listrik depok terapi listrik dlingo terapi listrik galur terapi listrik gamping terapi listrik gendangsari terapi listrik gedongtengen terapi listrik girimulyo terapi listrik girisubo terapi listrik godean terapi listrik gondokusuman gondomanan terapi listrik imogiri terapi listrik jetis terapi listrik kalasan terapi listrik kalibawang terapi listrik karangmojo terapi listrik kasihan terapi listrik kokap terapi listrik kotagede terapi listrik kraton terapi listrik kretek terapi listrik lendah terapi listrik mantrijeron terapi listrik mergangsan terapi listrik minggir terapi listrik mlati moyudan nanggulan terapi listrik ngaglik terapi listrik ngampilan ngawen ngemplak nglipar pajangan terapi listrik pakem terapi listrik pakualam terapi listrik paliyan pandak panggang terapi listrik pajatan terapi listrik patuk terapi listrik pengasih terapi terapi listrik listrik piyungan terapi listrik playen terapi listrik pleret ponjong terapi listrik prambanan terapi listrik pundong terapi listrik purwosari terapi listrik umbulharjo terapi listrik terapi listrik wates terapi listrik wirobrajan terapi listrik wonosari terapi terapi listrik listrik samigaluh terapi listrik sanden terapi listrik saptosari terapi listrik sedayu terapi listrik semanu terapi listrik semin terapi listrik sentolo terapi listrik sewon terapi listrik seyegan terapi listrik sleman terapi listrik srandakan terapi listrik tanjungsari terapi listrik tegalrejo terapi listrik terapi listrik temon terapi listrik tempel terapi listrik tepus turi.



Nyeri Pinggang

back-painNyeri punggung merupakan keluhan yang sering dijumpai di praktek sehari-hari. Diperkirakan hampir semua orang pernah mengalami nyeri punggung semasa hidupnya. Menurut Ehrlich G.E, et.all prevalensi di Amerika Serikat berkisar 15 – 20 %. Sedangkan penelitian Community Oriented Program for Controle of Rheumatic Disease ( COPORD ) Indonesia menunjukan prevalensi nyeri punggung 18,2 % pada laki-laki dan 13,6 % pada wanita. Penyebab nyeri punggung sangat beraneka ragam dari yang ringan sampai yang berat dan sangat serius (Wirawan, 2004). Walaupun nyeri punggung bawah jarang fatal namun nyeri yang dirasakan menyebabkan penderita mengalami suatu kekurangmampuan (disabilitas) yaitu keterbatasan fungsional dalam aktifitas sehari-hari dan banyak kehilangan jam kerja terutama pada usia produktif, sehingga merupakan alasan terbanyak dalam mencari pengobatan (Kambodji J. dkk, 2002).

Berdasarkan etiologi, menurut Braton RL. 1999 mengelompokkan penyebab nyeri punggung sebagai berikut: (1) Nyeri punggung non spesifik, (2) Sciatica (herniated disc), (3) Fraktur spina (kompresi fraktur), (4) Spondylosis (5) Penyakit malignasi (multiple myeloma), (6) Connective tissue disease ( systemic lupus erythematous), (7) Infeksi, (8) Aneurysma aortik abdominal (9) Syndroma cauda equine, (10) Hyperparathyroidsm, (11) Ankylosing spondilitis (12) Nephrolithiasis (Lamsudin R, 2001). Dari data yang ada lebih kurang 85% kasus nyeri punggung bawah adalah non spesifik. Kelainan yang mendasari nyeri punggung bawah ini ialah cedera otot atau ligamen, sprain, strain serta spasme otot. (Wirawan 2004).

Faktor mekanik sebagai penyebab utama dari nyeri punggung bawah non spesifik dapat diklasifikasikan menjadi 2 kategori yaitu statik dan dinamik (Cox, 1997)
 1).  Statik atau postural nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah pada tipe ini terjadi karena kesalahan postur seperti kepala menunduk ke depan, bahu melengkung ke depan, perut menonjol ke depan dan lordosis lumbal berlebihan. Hal ini berpengaruh terhadap posisi facet sendiri. Pada keadaan normal sudut lumbo sakral (Perguson) 30º, tumpuan vertebra 1,5 pada sakrum memberikan gaya geser 50% . Dengan bertambahnya sudut Perguson maka gaya geserpun akan bertambah. Kesalahan postur ini akan menimbulkan strain atau regangan pada ligamen dan menyebabkan kelelahan otot (Cox, 1997).

Pada posisi berdiri tegak, tubuh dipertahankan oleh ligamen illiofemoral (Y ligament of bigelow) dan tensor fasialata di daerah pelvis. Ligamentum longitudinal anterior didaerah lumbal dan ligamentum poplitea posterior didaerah lutut, serta kontraksi gastrok-solius. Pada posisi hiper lordosis, pelvis bergerak ke depan sehingga menegangkan ligamen illiofemoral dan pelvis tidak dapat berotasi ke atas. Hal yang sama bisa karena kelemahan otot abdominal atau ekstensor sendi paha, adanya obesitas, kehamilan, kurang olah raga, pemendekan tendo aschiles akibat memakai sepatu hak tinggi. Pada kehamilan, pelvis berputar sedikit ke depan serta adanya faktor hormonal menyebabkan laxity ligament. Pada keadaan ekstensi jarak diskus dibangun posterior akan memendek akibat adanya pergeseran antar faset dan menjadi tumpuan berat badan. Akibatnya permukaan sendi tertekan sehingga timbul peradangan sendi menyebabkan nyeri. Selain itu berkurangnya jarak antar sendi akan mengiritasi saraf yang keluar dari foramen intervertebralis (Cox, 1997)

2).Dinamik atau kinetik nyeri punggung bawah

Dalam keadaan normal gerakan tulang berlangsung dan terintegrasi dengan baik dan terjadi pembatasan oleh otot dan ligamen. Agar tidak menimbulkan nyeri, gerakan ini tidak boleh melanggar keterbatasan. Disini nyeri yang timbul disebabkan kelainan pada irama lumbal pelvis, sehingga mempengaruhi pergerakan, atau bisa saja struktur tulang vertebra normal tetapi fungsinya tidak sempurna. Pada nyeri punggung dinamik terdapat tiga penyebab antara lain: tekanan abnormal pada punggung bawah yang normal, tekanan normal pada punggung bawah yang abnormal, tekanan normal pada punggung bawah yang normal, tetapi tubuh tidak siap menghadapinya (Cox, 1997).

a). Tekanan abnormal pada punggung bawah yang normal

Dalam keadaan normal seseorang mampu mengangkat beban dengan berat tertentu tanpa menimbilkan cedera/strain ligamen. Cidera ini dapat terjadi apabila: (1) beban terlalu berat sehingga otot tidak mampu menahan , (2) beban yang diangkat jaraknya terlalu jauh dari tubuh dan (3) waktu mengangkat terlalu lama.

b). Tekanan normal pada punggung bawah yang abnormal

Kelainan ini dapat terjadi pada struktur yang memperkuat tulang belakang : (1) persendian, ligamen, otot, atau gabungan dari struktur tersebut seperti : skoliosis, posisi sendi facet sejajar, tetapi akan miring bila fleksi/ekstensi, (2) Pemendekan hamstring atau kurangnya fleksibilitas manahan rotasi pelvis (irama lumbal tidak semestinya) maka saat tubuh fleksi, rotasi pelvis telah maksimal sedangkan flexi total belum tercapai, akibatnya lengkung akan bertambah sehingga ligamentum longitudinal posterior akan tertarik dan menyebabkan robekan ligamen tersebut, (3) Pemendekan otot punggung bawah dan ligamen. Dalam hal ini rotasi dan irama lumbal pelvis bagus, hanya saja fleksi lumbal terhambat. Dan apabila dipaksakan akan timbul nyeri sebagai akibat regangan pada ligamen longitudinal posterior dan jaringan fibrous pada otot para spinal.

c).  Tekanan normal pada punggung bawah yang normal

Meskipun tekanan normal pada punggung bawah yang  normal tetapi karena tubuh tidak siap menghadapinya menyebabkan cidera otot, ligamen dan timbul nyeri misalnya mengangkat beban berat diluar dugaan

https://dhaenkpedro.wordpress.com/bells-palsy/

The Silent Killer (HIPERTENSI)

  •  
  •  
  •  




THE SILENT KILLER
HIPERTENSI
(TEKANAN DARAH TINGGI)
APA ITU?
Keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah diatas normal (120/80 mmHg). Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Selain itu, suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya.
       Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140mmHg dan teknan diastolic di atas 90 mmHg (smelz&bare, 2002).
       Pada manula, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan darah distolik 90mmHg.(suddrath and brunner,2002).
       Penyebab tekanan darah meningkat adalah peningkatan kecepatan denyut jantung, peningkatan resistensi (tahanan) dari pembuluh darah dari tepi dan peningkatan volume aliran darah (Kurniawan, 2002).
Siapa yang rawan terkena?
Sampai usia 45 thn, pria memiliki tekanan darah lebih tinggi daripada wanita. Hal ini  menjadi lebih umum dari pria dan wanita dengan bertambahnya usia mereka, wanita lebih banyak mengalami hipertensi pada usia 65 tahun. Seseorang yang merupakan keturunan penderita hipertensi juga mempunyai resiko yang lebih tinggi. Selain itu, 60% penderita diabetes juga berpotensi menderita hipertensi.

MACAM-MACAM HIPERTENSI
       Hipertensi Primer (esensial)
      yaitu tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas. Sekitar 90-95% kasus hipertensi tergolong hipertensi jenis ini.
       Hipertensi Sekunder
      yaitu hipertensi akibat penyebab yang jelas seperti penyakit ginjal atau penyakit endokrin.
Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Balitbangkes tahun 2007 menunjukkan penderita hipertensi Indonesia mencapai 31,7%.  Dari semua penderita hipertensi di Indonesia, hanya 25% saja yang terdiagnosis. Ini berarti 3 dari 4 orang yang mengidap tekanan darah tinggi, tidak tahu bahwa mereka mempunyai kondisi tersebut. Lebih bahayanya lagi, kurang dari 1% pengidap hipertensi mengonsumsi obat untuk menurunkan tekanan darahnya. Hal ini membuat hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
PENYEBAB HIPERTENSI
Kebanyakan penyebab hipertensi ini karena life style anda yang kurang baik seperti:
a. Merokok
b. Minuman beralkohol
c. Stress
d. Kurang Olahraga
e. Gemuk/ obesitas

Faktor lainnya yang tidak kalah mendukung penyebab diatas adalah
a. Usia
b. Gen
c. Lingkungan
Gejala Hipertensi
       Sulit bernapas setelah berkerja keras atau mengangkat beban berat
       Penglihatan kabur
       Wajah memerah
       Sering buang air kecil, terutama di malam hari
       Telinga berdening (tinnitus)
       Dunia terasa berputar (vertigo)
       Rasa berat di tengkuk
       Mual dan muntah
       Susah tidur
       Jantung berdebar
       Pusing
       Mudah lelah
Seperti yang beritakan oleh WHO (2013), bahwa pada abad ke 21,  hipertensi menjadi pembunuh manusia secara diam-diam serta menjadi krisis kesehatan masyarakat global (diterbitkan pada kesempatan Hari Kesehatan Dunia 2013).  
       Mengapa  demikian ?
Hal ini karena Hipertensi adalah faktor resiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyebab penyakit ginjal kronik, dan kematian prematur dan kecacatan. Bahkan peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Selain itu ada juga penyakit lainnya seperti:
       Penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah
       Penglihatan Menurun
       Gangguan keseimbangan
       Pada otak sering terjadi perdarahan yang disebabkan oleh pecahnya  pembuluh darah di otak yang dapat mengakibakan kematian
       Proses tromboemboli (tersumbatnya pembuluh darah oleh bekuan darah atau gelembung udara) dan serangan iskemia (sel otak tidak mendapatkan oksigen)
Pencegahan
1. Pola Makan Sehat
2. Mengurangi Garam dan Sodium Ketika Diet
3. Mempertahankan berat badan normal
4. Olahraga
5. Berhenti mengkonsumsi alkohol
6. Berhenti merokok
Pengobatan
       Diet
       Obat diuretik
       Obat beta blocker
       Inhibitor ACE
       Blokir jalur kalsium
       Terapi
MAKANAN YANG DIANJURKAN
1. Sayur-sayuran hijau seperti bayam, biji bunga matahari, dan kentang kecuali daun singkong, daun melinjo dan melinjonya
2. Buah-buahan seperti pisang dan avokad kecuali buah durian
3. Ikan laut tidak asin terutama ikan laut air dalam seperti kakap dan tuna
4. Telur boleh dikonsumsi maksimal 2 butir dalam 1 minggu dan diutamakan putih telurnya saja
5. Daging ayam (kecuali kulit, jerohan dan otak karena banyak mengandung lemak)
6. Kacang-kacangan dan kedelai
7. Coklat pekat
MAKANAN YANG PERLU DIHINDARI
1. Makanan yang di awetkan seperti makanan kaleng, mie instant, minuman kaleng
2. Daging merah segar seperti hati ayam, sosis sapi, daging kambing
3. Makanan berlemak dan bersantan tinggi serta makanan yang terlalu asin

sumber 
http://ilmu-fisioterapi.blogspot.co.id/2016/03/the-silent-killer-hipertensi.html

Fisioterapi Asthma Bronchiale

Asthma bronkhiale adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya hiper reaktivitas saluran napas terutama trakhea dan bronkhus terhadap suatu rangsangan. Penyakit ini dapat menyerang pada berbagai usia, terutama pada usia anak dan lansia. Waktu serangan kebanyakan terjadi pada malam hari dan pagi hari.

 

Tanda dan gejalanya adalah adanya inflamasi kronik saluran napas yang disebabkan oleh adanya peningkatan respon yang berlebihan atau hiperresponsive dari jalan napas terhadap allergen ,yang sering berhubungan dengan adanya obstruksi jalan napas yang luas dan sering kali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan. Obstruksi tersebut terjadi karena adanya spasme otot-otot bronchus, adanya inflamasi kelenjar mukosa, serta adanya produksi mucus yang berlebihan.    

 

Sebagai akibat dari adanya obstruksi tersebut dapat memicu terjadinya gejala yang bersifat episodic dan berulang berupa sesak napas, dada terasa berat, dengan disertai adanya mengi atau suara napas yang melengking dan batuk-batuk berdahak, terutama pada malam hari atau pagi hari.

 

Batuk pada penderita asma awalnya adalah merupakan gejala, tetapi pada akhirnya akan menjadi suatu permasalahan tersendiri dari sekian banyak permasalahan yang ada. Beberapa permasalahan yang sering kali menyertai pada penderita asma bronkhiale adalah adanya sesak napas, adanya gangguan pembersihan jalan napas, air flow, penyempitan jalan napas, gangguan pertukaran gas, disfungsi otot-otot pernapasan, serta gangguan pola pernapasan (abnormal breathing pattern) dan batuk yang pada hakekatnya saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.

 

Batuk pada penderita asma bronkhiale sangat bervariasi, yang dapat dilihat dari frekuensi atau seringnya batuk. Frekuensi seringnya batuk pada penderita asthma bronkhiale dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:

1).Hiperskeresi bronchus yang menghasilkan mucus yang berlebihan.

2). Penumpukan mucus atau seputum karena menurunnya fungsi silia.

3). Ventilasi yang rendah karena obstruksi jalan napas.

4). Daya tahan tubuh yang menurun.

 

Penatalaksanaan fisioterapi pada penderita asma bronchiale di rumah sakit maupun di klinik-klinik fisioterapi sering dilakukan dengan memberikan intervensi dengan microwave diathermi, postural drynage dan breathing exercise.

 

Microwafe diathermi adalah suatu modalitas fisioterapi dengan menggunakan arus bolak-balik dengan frekuensi 2450 MHz dan panjang gelombang 12,25 cm. Berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya maka microwave diathermi mempunyai kemampuan penetrasi kedalam jaringan ± 3 cm atau dapat mencapai jaringan otot. Dengan aplikasi dari pendekatan anterior dan posterior dinding thorak, dengan efek thermal dari microwave diathermi diharapkan dapat meningkatkan metabolisme otot khususnya otot-otot pernapasan, meningkatkan sirkulasi darah lokal, meningkatkan elastisitas jaringan, menurunkan tonus otot-otot pernapasan dan otot polos dinding bronchus melalui normalisasi nosisensorik, sehingga dapat diperoleh efek relaksasi pada otot polos bronchus dan otot-otot pernapasan. 

 

Efek relaksasi pada otot polos bronchus  tersebut, diharapkan akan terjadi perubahan pada bronchus yaitu menurunnya stress mekanik pada dinding bronchus dan terjadinya dilatasi atau pelebaran bronchus. Dengan menurunnya stress mekanik pada dinding bronchus maka diharapkan dapat menurunkan hiperskresi mucus dan dapat menurunkan frekuensi batuk . Dengan terjadinya dilatasi bronchus tersebut, akan memberikan efek kemudahan dalam pengaliran mucus dan menurunkan sesak napas.

Efek relaksasi pada otot-otot pernapasan adalah menurunnya ketegangan otot-otot pernapasan, meningkatnya metabolisme otot, nutrisi untuk otot tercukupi sehingga otot-otot pernapasan dapat bekerja optimal dan pernapasan menjadi lebih baik untuk menghasilkan ventilasi paru yang adequate.

 

Postural drainage adalah suatu metode pembersihan saluran napas dengan cara memposisikan penderita sedemikian rupa, dan dengan pengaruh gravitasi, mucus dapat dialirkan ke saluran yang lebih besar, sehingga mudah untuk dikeluarkan. Dalam pelaksanaannya postural drainage ini selalu disertai dengan tapotement atau tepukan dengan tujuan untuk melepaskan mucus dari dinding saluran napas dan untuk merangsang timbulnya reflek batuk, sehinggga dengan reflek batuk mucus akan lebih mudah dikeluarkan. Jika saluran napas bersih maka pernapasan akan menjadi normal dan ventilasi menjadi lebih baik. Jika saluran napas bersih dan ventilasi baik maka frekuensi batuk akan menurun.


Breathing exercise adalah suatu metode latihan pernapasan yang dilakukan dengan type tertentu, untuk tujuan tertentu serta diaplikasikan pada kondisi tertentu pula. Breathing exercise yang dimaksud di sini adalah force passive breathing exercise yaitu suatu bentuk latihan napas yang dalam pelaksanaannya sering dilakukan bersamaan dengan postural drynage atau dilakukan dalam sesi tersendiri, dimana saat akhir dari ekspirasi diberikan suatu penekanan dengan arah sesuai dengan gerakan segmen thorak saat ekspirasi dan saat inspirasi tekanan dihilangkan namun tangan fisioterapist tetap menempel pada segmen dinding thorak tersebut dan mengarahkan gerakan sesuai gerakan segmen dinding thorak tersebut saat inspirasi. Dengan breathing exercise ini akan dapat menurunkan udara residu dan mengefektifkan kerja dari otot-otot pernapasan sehingga dapat memperbaiki ventilasi paru yang menurun pada penderita asma bronkhiale. Jika ventilasi baik maka akan dapat menghasilkan batuk yang efektif. Jika batuk efektif maka mucus akan mudah untuk di keluarkan, jika mucus keluar maka saluran napas bersih, dan jika saluran napas bersih maka frekuensi batuk akan menurun.

Pemulihan Stroke dengan Fisioterapi


Penyakit stroke, merupakan momok yang menakutkan bagi banyak orang khususnya penderita hipertensi. Padahal stroke sendiri bisa menyerang siapa saja khususnya yang memiliki riwayat kolesterol tinggi dan diabetes. Di Indonesia penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang banyak penderitanya.

Penyakit stroke dalam istilah kedokteran adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. 

Setiap orang yang menderita mendapat serangan stroke harus segera mendapatkan penangan cepat. Mengapa ? karena ketika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati. Jadi penanganan yang cepat akan mengurangi resiko seperti kematian. 

Penyebab Stroke
Penyakit stroke dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor resiko perilaku dan resiko medis. Penyakit hipertensi, kolesterol, arteriosklerosis, gangguan jantung, faktor keturunan dan migren adalah faktor resiko medis yang dapat memperparah kondisi penyakit stroke.  

Sedangkan faktor perilaku antara lain karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum alkohol dan senang mengonsumsi makanan cepat saji. Selain itu juga bisa disebabkan karena kurangnya gerak atau olahraga.

Gejala Stroke 
Gejala stroke dimulai dari yang ringan hingga berat antara lain :

1. Pusing
2. Bingung
3. Pandangan Kabur
4. Hilang Keseimbangan
5. Lemah
6. Mati Rasa Pada Sisi Tubuh
7. Sering kesemutan
8. Mengalami Kelumpuhan
9. Bicara Mulai Tidak Jelas
10. Hilang Kesadaran
11. Tidak Bisa Bicara
12. Kelumpuhan Badan
13. Susah Menelan
14. Mengeluarkan Feses Dan Air Seni
15. Pikun
16. Perubahan Perilaku

Pencegahan Stroke 
Mencegah penyakit stroke bisa dimulai dari perilaku dan mengubah gaya hidup, seperti : 
  • Meluangkan waktu untuk berolahraga setiap harinya karena baik untuk kesehatan tubuh termasuk juga menjaga organ jantung. 
  • Mengurangi kebiasan hidup tidak sehat, seperti merokok atau juga minum-minuman beralkohol. 
  • Memiliki berat badan ideal, yang berkaitan juga dengan perilaku kebiasaan makan dan olahraga
  • Minum air putih sesuai kebutuhan minimal 8 gelas sehari
  • Mengonsumsi makanan-makanan sehat
  • Menghindari makanan yang mengandung lemak berlebih dan banyak garam. 
  • Berpikiran positif
Penanganan Stroke 

Biasanya penderita stroke akan diberikan  dokter obat-obatan pencegah penggumpalan darah untuk mengurangi risiko berulangnya stroke, yaitu anti-koagulan dan anti-platelet. Aspirin adalah jenis obat yang paling banyak diberikan pada pasien pasca stroke. Sementara jika pembuluh arteri di leher penderita mengalami penyempitan  maka perlu pembedahan. 

Fisioterapi untuk Pemulihan Penderita Stroke

Pasien yang menderita stroke dan sudah mendapatkan penanganan dokter juga butuh fisioterapi untuk pemulihan. Hal tersebut mutlak dilakukan untuk dapat meningkatkan kemampuan gerak dan fungsinya. 

Berbagai metode fisioterapi bisa dilakukan seperti pemanfaatan hidrotherapy dan exercise therapy . Metode fisioterapi  tersebut terbukti memberikan manfaat yang besar dalam mengembalikan gerak dan fungsi pada pasien pasca stroke. Namun tetap saja peran serta keluarga yang merawat dan mendampingi pasien juga sangat menentukan keberhasilan program terapi yang diberikan.

Latihan fisioterapi untuk penderita stroke antara lain :
1. Menggerakan semua sendi pada lengan dan tungkai secara perlahan yaitu lurus dan menekuk sebanyak 5 – 7 kali. 
2. Mengangkat lengan dengan perlahan. 
3. Memberikan gerakan-gerakan pada jari-jari dan hindari regangan berlebihan. Gerakan itu seperti menekuk ke belakang pada pergelangan tangan, menekuk  kedepan pada sendi antara punggung tangan dan jari-jari dan  meluruskan sendi pada jari-jari. 
4.Gerakan dan peregangan pada jari-jari kaki. 
5. Memberikan sesuatu seperti bola yang empuk untuk diremas-remas oleh tangan penderita stroke. 

sumber http://www.unizara.com/2016/08/pemulihan-stroke-dengan-fisioterapi.html

Bells Palsy


Pengantar FT pada Bells Palsy

Pengeratian : Suatu kelainan pada n. facialis yang menyebbkan kelemahan atau kelumpuhan pada otot di suatu wajah.
Suatu keadaan ketidak simetrisan wajah dikarenakan penurunan fungsi n. facialis yang mengakibatkan ketidak seimbangan kekuatan / aktivitas muscular pada kedua sisi wajah pada kedua.

Penyebab : Tidak diketahui
Diduga karena pembengkakan pada saraf wajah akibat infeksi virus
Adanya Penekanan pada n. facialis
Gangguang Metabolik atau kurangnya suplai darah (Oxigen dan nutrisi) pada n. Facialis

Nerve injury akibat tekanan
        Tekanan yang terjadi dapat secara singkat atau lama
        Neuropraxia dapat terjadi karena tekanan singkat atau lama yang menyebabkan kerusakan minimal atau tidak ada kerusakan struktur

         Neurotmesis
        Terjadi krn axon, schwann cell dan myelin sheat terputus dan terjadi degenerasi
        Saraf banyak mengandung serabut yang jika rusak dpt mengakibatkan tipe lesi yang bermacam-macm sehingga sulit mendiagnosis
         Tekanan yang singkat pada saraf mengakibatkan hilangnya konduksi yang dapat membuat ischemic dan secara cepat reversible
        Contoh : Duduk dengan kaki menyilang dapt mengaibatkan hilangnya konduksi sementara di ibu jari (n. peroneal)
         Kompressi injury yang lebih lama mengakibatkan mechanical displacement nodus of ranvier
         Jika proses penekanan hilang sebelum terjadi perubahan strktur maka akan pulih dalam beberapa minggu.

Gejala Klinis
         Bells palsy terjadi secara tiba-tiba beberapa jam sebelum terjadi kelemahan pada otot wajah
         Biasanya terdapat rasa nyeri di daerah mastoid
         Kelemahan otot ringan sampai berat
         Selalu pada salah satu sisi wajah
         Merasa sensasi menurun walaupun sebetulnya sensasi normal
         Sisi wajah dengan kelemahan tampak tanpa ekspresi
         Mengalami kesulitan dalam menutup salah satu mata.
         Kadang mempengaruhi pembentukan ludah, air mata, atau rasa pada lidah
         Kesulitan bercukur karena bibir mencong
         Infalmasi n. VII saraf cranialis
         Diduga infeksi virus yang menyebar
         Umumnya menyerang remaja dan dewasa muda
         Prognosis cukup baik jika penanganan sedini mungkin
         Biasanya pulih dalan 1 – 6 minggu

Pemeriksaan
         Anamnesis
        Keluhan utama pasien
         Rasa lemah di sebagian sisi dan disertai adanya rasa nyeri pada belakang telinga
         Paraestasia salah satu sisi wajah
         Inspeksi
        Tampak kelemahan pada wajah
        Wajah tidak simetris
        Ekspresi wajah tidk sama
         Palpasi
        Nyeri tekan pada belakang telinga
        Suhu normal
         Vital Sign
        Blood Preasure
          Normal
        Heart Rate
         Normal
        Respiratory Rate
         Normal

Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar
         Aktif
         Pasif
         Tes Isometrik Melawan Tahanan
        Pada ketiga tes tersebut dominan menunjukkan adanya kelemahan.

Pemeriksaan Khusus
Pemilihan Tes khusus didasarkan atas hasil temuan pada pemeriksaan sebelumnya

        Kekuatan Otot
         MMT pada wajah
        Sensorik
         Dermatom Test
         Myotom Test
        Fungsional
         ADL
         IADL
          
        Laboratorium
         Electro Diagnostik (EMG)
         Kecepatan hantar saraf melemah
Prinsip Intervensi
         Fasilitasi aktif otot wajah
         Dapat diberikan stimulasi electric pada otot yang mengalami kelmahan.
         Mencegah kontraktur atau ischemic otot
         Pemeliharaan fungsi-fungsi pd wajah
         Re-edukasi otot

Dilakukan sedini mungkin
         PNF Wajah
         Stimulasi aktifasi saraf wajah
         Latihan fungsi wajah (facial exercise)
         Massage wajah

Prognosis
         Umumnya sembuh
        Penanganan dini memberikan prognosis baik
        Tergantung tingkatan patologis / kerusakan yang dialami oleh saraf VII
        Tergantung Daya tahan tubuh terhadap virus.

https://dhaenkpedro.wordpress.com/bells-palsy/


Penyakit Migrain

Migrain adalah nyeri kepala berdenyut yang kerapkali disertai mual, muntah. Penderita biasanya sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Sakit kepala ini paling sering hanya mengenai satu sisi kepala saja, kadang-kadang berpindah ke sisi sebelahnya, tetapi dapat mengenai kedua sisi kepala sekaligus.

Migrain kadang kala agak sulit dibedakan dengan sakit kepala jenis lain. Sakit kepala akibat gangguan pada sinus atau akibat ketegangan otot leher mempunyai gejala yang hampir sama dengan gejala migrain.

Migrain dapat timbul bersama penyakit lain misalnya asma dan depresi. Penyakit yang sangat berat, misalnya tumor atau infeksi, dapat juga menimbulkan gejala yang mirip migrain. Namun kejadian ini sangat jarang.


Ada berapa macam migrain?

Migrain dibagi dalam dua golongon besar yaitu :

* Migrain Biasa (migrain tanpa aura) : Kebanyakan penderita migrain masuk ke dalam jenis ini. Migrain biasa ditandai dengan nyeri kepala berdenyut di salah satu sisi dengan intensitas yang sedang sampai berat dan semakin parah pada saat melakukan aktifitas. Migrain ini juga disertai mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau. Sakit kepala akan sembuh dalam 4 sampai 72 jam, sekalipun tidak diobati.
* Migrain Klasik (migrain dengan aura ) : Pada jenis klasik, migrain biasanya didahului oleh suatu gejala yang dinamakan aura, yang terjadi dalam 30 menit sebelum timbul migrain. Migrain klasik merupakan 30% dari semua migrain.

Tipe migrain yang lain meliputi : Migrain Haid, yaitu migrain yang terjadi beberapa hari sebelum haid, selama haid, atau sesudah haid. Biasanya wanita yang mengalami migrain ini mengetahui bahwa migrain yang dideritanya berhubungan dengan siklus haidnya. Migrain haid dapat berbentuk migrain biasa atau pun migrain klasik. Migrain Komplikasi, yaitu migrain yang disertai gejala gangguan sistem saraf, misalnya rasa baal dan geli, kesulitan berbicara atau mengerti pembicaraan, ketidakmampuan menggerakkan lengan atau kaki. Pada migrain komplikasi, gejala syaraf tetap bertahan walaupun migrain telah sembuh.


Apa penyebab migrain?

Penyebab pasti migrain masih belum begitu jelas. Diperkirakan, adanya hiperaktiftas impuls listrik otak meningkatkan aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah otak serta proses inflamasi. Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala yang lain, misalnya mual. Semakin berat inflamasi yang terjadi, semakin berat pula migrain yang diderita. Telah diketahui bahwa faktor genetik berperan terhadap timbulnya migrain.


Apa saja gejala migrain?

Gejala Awal
Satu atau dua hari sebelum timbul migrain, penderita biasanya mengalami gejala awal seperti lemah, menguap berlebih, sangat menginginkan suatu jensi makanan (mislanya coklat), gampang tersinggung, dan gelisah.

Aura
Aura hanya didapati pada migrain klasik. Biasanya terjadi dalam 30 menit sebelum timbulnya migrain. Aura dapat berbentuk gangguan penglihatan seperti melihat garis yang bergelombang, cahaya terang, bintik gelap, atau tidak dapat melihat benda dengan jelas. Gejala aura yang lain yaitu rasa geli atau rasa kesemutan di tangan. Sebagian penderita tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan baik, merasa kebas di tangan, pundak, atau wajah, atau merasa lemah pada satu sisi tubuhnya, atau merasa bingung. Penderita dapat mengalami hanya satu gejala saja atau beberapa macam gejala, tetapi gejala ini tidak timbul bersamaan melainkan bergantian. Suatu gejala aura biasanya menghilang saat nyeri kepala atau gejala aura yang lain timbul. Namun kadang-kadang gejala aura tetap bertahan pada permulaan sakit kepala.

Sakit kepala dan gejala penyerta
Penderita merasakan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala, sering terasa dibelakang mata. Nyeri dapat berpindah pada sisi sebelahnya pada serangan berikutnya, atau mengenai kedua belah sisi. Rasa nyeri berkisar antara sedang sampai berat. Gejala lain yang sering menyertai nyeri kepala antara lain :

* Kepekaan berlebihan terhadap sinar, suara, dan bau
* Mual dan muntah
* Gejala semakin berat jika beraktifitas fisik

Tanpa pengobatan, sakit kepala biasanya sembuh sendiri dalam 4 sampai 72 jam.

Gejala Akhir
Setelah nyeri kepala sembuh, penderita mungkin merasa nyeri pada ototnya, lemas, atau bahkan merasakan kegembiraan yang singkat. Gejala-gejala ini menghilang dalam 24 jam setelah hilangnya sakit kepala.


Apa yang dapat mencetuskan migrain?

Migrain dapat dicetuskan oleh makanan, stres, dan perubahan aktivitas rutin harian, walaupun tidak jelas bagaimana dan mengapa hal tersebut dapat menyebabkan migrain. Pencetus migrain antara lain :

* Konsumsi makanan tertentu seperti coklat, MSG, dan kopi
* Tidur berlebihan atau kurang tidur
* Tidak makan
* Perubahan cuaca atau tekanan udara
* Stres atau tekanan emosi
* Bau yang sangat menyengat atau asap rokok
* Sinar yang sangat terang atau pantulan sinar matahari.


Siapa saja yang menderita migrain?

Sekitar 28 juta orang di AS menderita migrain. Di seluruh dunia, migrain mengenai 25% wanita dan 10% pria.
Wanita dua sampai tiga kali lebih sering terkena migrain dibanding laki-laki. Migrain paling sering mengenai orang dewasa (umur antara 20 sampai 5o tahun), tetapi seiring bertambahnya umur, tingkat keparahan dan keseringan semakin menurun. Migrain biasanya banyak mengenai remaja. Bahkan, anak-anak pun dapat mengalami migrain, baik dengan atau tanpa aura. Resiko mengalami migrain semakin besar pada orang yang mempunyai riwayat keluarga penderita migrain.


Bagaimana mendiagnosis migrain?

Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gaya hidup penderita dan melakukan pemeriksaan fisis. Tidak ada tes laboratorium yang dapat mendukung penegakan diagnosis migrain. Migrain kadangkala sulit untuk didiagnosis karena gejalanya dapat menyerupai gejala sakit kepala lainnya. Sebagai contoh, beberapa orang didiagnosis dengan sakit kepala akibat gangguan sinus, padahal sebenarnya mereka menderita migrain.

Dokter anda mungkin menggunakan kriteria International Headache Society untuk mendiagnosis migrain. Anda didiagnosis migrain jika anda mengalami 5 atau lebih serangan sakit kepala tanpa aura (atau 2 serangan dengan aura) yang sembuh dalam 4 sampai 72 jam tanpa pengobatan dan diikuti dengan gejala mual, muntah, atau sensitif terhadap sinar dan suara.

Dokter anda akan memeriksa gejala yang anda alami dan memutuskan apakah anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang menyebabkan sakit kepala anda. Tes tersebut antara lain :

* MRI atau CT Scan, yang dapat digunakan untuk menyingkirkan tumor dan perdarahan otak.
* Punksi Lumbal, dilakukan jika diperkirakan ada meningitis atau perdarahan otak.


Bagaimana pengobatan migrain?

Pada tahap awal anda dapat menggunakan antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau natrium naproxen, untuk mengurangi gejala migrain.

Dokter biasanya menganjurkan untuk lebih dahulu menggunakan NSAID untuk melihat apakah obat ini mampu mengurangi nyeri sebelum memberikan obat anti migrain golongan lain yang harus dibeli dengan resep, yang mempunyai banyak efek samping.

Anda juga dapat mencoba mengurangi frekuensi timbulnya migrain dengan mengenali dan menghindari pencetus yang dapat menyebabkan migrain.

Jenis-jenis obat migrain antara lain :
Anti Migrain – digunakan untuk menghentikan serangan migrain, meliputi :

* Anti-Inflamasi Non Steroid (NSAID), misalnya aspirin, ibuprofen, yang merupakan obat lini pertama untuk mengurangi gejala migrain.
* Triptan (agonis reseptor serotonin). Obat ini diberikan untuk menghentikan serangan migrain akut secara cepat. Triptan juga digunakan untk mencegah migrain haid.
* Ergotamin, misalnya Cafegot, obat ini tidak seefektif triptan dalam mengobati migrain.
* Midrin, merupakan obat yang terdiri dari isometheptana, asetaminofen, dan dikloralfenazon. Kalau di Indonesia dijumpai kombinasi antara asetaminofen (parasetamol) dan profenazon.

Pencegah Migrain – digunakan untuk mencegah serangan migrain, meliputi :

* Beta bloker, misalnya propanolol
* Penghambat Kanal Kalsium, yang mengurangi jumlah penyempitan pembuluh (konstriksi) darah
* Antidepresan, misalnya amitriptilin, antidepresan trisiklik, yang terbukti efektif untuk mencegah timbulnya migrain.
* Antikonvulsan

Jika migrain yang anda derita ringan sampai sedang, anda hanya perlu antinyeri yang dijual bebas untuk menghilangkan gejala. Jika migrain anda sedang sampai berat, anda perlu antimigrain yang dibeli dengan resep. Jika anda sering mengalami serangan migrain, dokter mungkin menyarankan untuk meminum obat pencegah migrain.

Beberapa obat pencegah migrain dapat menimbulkan efek samping ringan sampai berat pada beberapa penderita. Penderita yang mempunyai gangguan jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini. Pasien yang berumur lebih dari 65 tahun, obat pencegah migrain tidak dianjurkan.

Biasanya anda perlu mencoba beberapa jenis obat sebelum anda menemukan salah satu yang paling cocok dengan anda.

Jika anda mengalami mual atau muntah sebagai efek samping pengobatan antimigrain, dokter anda juga biasanya meresepkan obat anti mual muntah seperti proklorperazin atau metoklopramid, untuk mengurangi gejala tersebut.

Walaupun obat-obatan biasanya merupakan pengobatan utama migrain, terapi pelengkap biasanya dapat membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migrain. Terapi pelengkap antara lain :

* Akupuntur, yaitu dengan menusukkan jarum yang sangat halus ke kulit pada titik tertentu untuk menimbulkan aliran energi di sekujur tubuh. Tindakan ini dapat membantu relaksasi otot dan mengurangi nyeri kepala.
* Teknik Relaksasi, yang dapat membantu mengurangi stres dalam kehidupan sehari-hari.


Apa yang dilakukan jika terapi tidak membawa hasil?

Jika migrain tidak sembuh walaupun sudah mendapat pengobatan, perlu untuk merubah jenis obat. Jika belum sembuh juga, tes tambahan seperti MRI atau CT Scan perlu dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lain.


Apa yang dapat anda lakukan di rumah?

Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan di rumah untuk mengurangi frekuensi serangan dan mengurangi gejala, misalnya mengurangi stres dan mengenali pencetus migrain, kemudian menghindarinya.

* Atasi stres yang anda alami, karena migrain lebih sering terjadi pada masa-masa stres.
* Mengikuti latihan relaksasi untuk mengunragi ketegangan otot.
* Menyediakan obat antinyeri yang dapat dibeli bebas di toko obat.
* Buatlah catatan harian mengenai sakit kepala anda. Hal ini dapat membantu anda untuk mengenali pencetus, kemudian menghindarinya. Dari catatan ini juga dapat diketahui apakah migrain anda semakin sering atau bertambah berat.
* Jika anda memperkirakan bahwa migrain yang anda alami mempunyai hubungan depresi atau kecemasan, cobalah minta pertolongan untuk mengatasi depresi dan kecemasan ini. Berkurangnya depresi dan kecemasan terkait dengan berkurangnya frekuensi serangan migrain.

Bagaimana cara mencegah migrain?

Cara terbaik untuk mengatasi migrain adalah dengan menghindarinya. Dengan mengenali dan menghindari pencetus, jumlah serangan dan tingkat keparahan migrain dapat dikurangi. Memang, beberapa pencetus di luar kemampuan kita untuk mengontrolnya, tetapi ada beberapa diantaranya yang dapat kita hindari. Hal-hal berikut dapat membantu anda untuk mencegah migrain :

* Mengenali pencetus migrain dengan membuat buku harian
* Tidur dan beraktifitas secara teratur
* Makan teratur, dan menghindari makanan yang dapat mencetuskan migrain
* Mengatasi stres
* Menghindari asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif

Pencegahan dapat pula dilakukan dengan obat-obatan, walaupun dapat terjadi efek samping dari ringan sampai sedang. Obat ini juga biasanya agak mahal. Tetapi, obat ini kadangkala efektif untuk mencegah dan mengurangi keparahan migrain, sehingga memperbaiki kualitas hidup.


Siapa saja yang beresiko tinggi menderita migrain?

* Mempunyai keluarga yang menderita migrain
* Wanita, tiga kali lebih sering dibanding pria.
* Remaja atau dewasa muda
* Menderita depresi, gangguan cemas, asma, atau epilepsi.

Hubungi Dokter Anda Jika ….

* Sakit kepala anda tidak membaik dalam 1 atau 2 hari, atau anda sering terbangun pada malam hari.
* Sakit kepala anda semakin hebat atau menjadi lebih sering
* Timbul gejala baru
* Ada masalah dengan pengobatan anda
* Anda mengalami sakit kepala setelah aktifitas fisik, aktifitas seksual, batuk, atau bersin
* Aktifitas anda terganggu oleh sakit kepala anda (misalnya, anda seringkali harus absen dari pekerjaan atau sekolah).

Segera ke rumah sakit jika …

1. Anda mengalami sakit kepala sangat hebat yang terjadi tiba-tiba yang tampaknya tidak seperti sakit kepala yang pernah anda alami.
2. Anda mengalami demam dan kaku leher
3. Anda mengalami mual dan muntah yang hebat sehingga tidak bisa makan atau minum.
4. Anda mengalami gejala strok, antara lain :

* Kebas, paralisis, atau kelemahan pada wajah, lengan atau kaki yang tiba-tiba.
* Merasa pusing dan oyong
* Perubahan penglihatan yang mendadak
* Gangguan berbicara atau memahami kalimat sederhana
* Gangguan berjalan atau berdiri.

0 komentar: