FungsiMeridian
Fungsi meridian menghubungkan bagian tubuh
sebelah atas dan tubuh sebelah bawah, menghubungkan bagian tubuh sebelah kanan
dan tubuh sebelah kiri, sebagai penghubung organ-organ dalam dengan permukaan
tubuh, juga sebagai penghubung organ-organ dalam dan alat gerak tubuh, juga
berfungsi sebagai penghubung organ-organ dalam tubuh dengan organ-organ dalam
lainnya, selain itu juga berfungsi sebagai penghubung organ dalam tubuh dengan
jaringan penunjang tubuh lainnya, serta sebagai penghubung jaringan penunjang
tubuh dengan jaringan penunjang tubuh lainnya, dan masih banyak algi, dimana
meridian diciptakan Tuhan untuk menyeimbangkan energi dalam tubuh.
Hubungan ini
terbentuk menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang beraksi bersamaan
terhadap rangsangan yang berperan dalam pertahanan tubuh. Akan tetapi, jika ada
penyakit masuk ke dalam meridian, maka meridian bisa menjadi jalur penyakit untuk
menyebar dalam tubuh, karena itu kita harus merangsang titik-titik pada
meridian untuk mengusir penyakit.
LetakMeridian
Meridian terletak di dalam tubuh, letaknya
tergantung jalurnya, ada yang melewati permukaan kulit, sela-sela tulang, ada
yang berada di sela-sela otot, dan karena wujudnya yang tidak nyata ada juga
yang menembus atau menyelimuti organ. Sebagian organ ada yang muncul dekat
dengan permukaan kulit.
beberapa
penyakit yang berhubungan dengan jalur meridian tertentu antara lain:
Penyakit
terkait dengan meridian paru : Sakit/radang tenggorokan dan faring; Batuk (termasuk batuk)
darah, asma; Sulit bernafas, rongga dada terasa penuh; Nyeri pada
dada/pundah/punggung; Mimisan, amandel; Kejang/kaku pada siku; Kejang/kaku pada
jari tangan; Suhu tubuh (kepanasan atau kedinginan).
Penyakit terkait dengan meridian
usus besar : Sakit gigi; Sakit tenggorokan; radang amandel; hidung
tersumbat; batuk; sesak nafas; Nyeri tungkai atas & bahu; jari-jari kaku;
tungkai lumpuh; Sakit telinga; tinnitus; Suara hilang; rahang bengkak; Mulut
kering; mimisan; Abdomen sakit; perut kembung; haid tidak teratur; lambung
kejang; Gangguan penglihatan; nyeri pada daerah mata; Punggung tangan bengkak;
Sakit kepala; demam; Tuli.
Penyakit
terkait dengan meridian lambung : Sakit gigi; Rabun
dekat; tuli; mata merah, sakit atau bengkak; mata kedutan; Wajah lumpuh atau
kedutan; rahang kaku; Sakit kepala; vertigo; Dada terasa penuh; nyeri dada;
sesak nafas; ; Mimisan; infeksi hidung; Bengkak berisi air; benjolan pada
payudara; Nyeri tenggorokan; suara parau; sesak nafas; batuk; radang amandel;
Nyeri pada lambung; lambung terasa penuh; mencret; selera makan hilang; Kaki
lumpuh; lutut kaku; sakit/kaku pada abdomen; jari-jari kaki kaku; Epilepsi;
gangguan mental; insomnia; Leher kaku/bengkak; Radang usus buntu; Hernia;
impotensi; Hipertensi; anemia; Hilang selera makan; Sulit buang air; ngompol
(enuresis).
Penyakit
terkait dengan meridian limpa: Kaku/bengkak pada abdomen/selangkangan; Histeri, sering
mimpi; Demam; Sakit perut, perut kembung, diare, disentri, sembelit;
Kejang/kaku pada daerah sekitar perut; Mati rasa pada pergelangan kaki &
lutut; Sakit/nyeri pada daerah dada dan rusuk; Sulit kencing atau enuresis;
Mandul, ASI tidak keluar atau sedikit, radang uterus, sperma sedikit; Muntaber
(muntah & berak); Alat kelamin sakit, haid tidak teratur.
Penyakit
terkait dengan meridian hati: Sakit kepala; Terkait dengan alat kelamin (misal: sulit
kencing, enuresis, radang saluran kencing); Masa sakit/bengkak; pandangan
kabur; vertigo; Kejang/kaku pada lutut & persendian; Kejang/kaku/bengkak
pada abdomen; Haid tidak teratur; ngantuk terus; Rusuk samping sakit; tulang
belakang sakit; Rongga dada terasa penuh; tersedak; muntah; Episepsi; insomnia.
Penyakit
terkait dengan meridian jantung: Sakit jantung, jantung berdebar; Sulit tidur; Kejang/kaku
pundak, jari-jari, lengan; Jantung berdebar-debar; Sakit pada rusuk samping;
Mata kuning; Mudah lupa; Suara hilang; Ketakutan, Shen terganggu; Demam, sakit
panas.
Penyakit
terkait dengan meridian kantung kemih: Kelainan mata (merah, bengkak, gatal, sakit); rahun ayam;
buta warna; Pandangan kabur; vertigo; Epilepsi; histeris; demam; Sakit pada
abdomen; rhematik kaki; siku & telapak kaki kaku/kejang; Impotensi;
ejakulasi dini; Uterus tidak pada tempatnya; keputihan; haid tidak teratur;
fetus salah posisi; Pundak; tulang belikat; bahu dan leher sakit/kaku; Hidung
tersumbat; mimisan; Anemia; histeris; sulit tidur; berkeringat malam hari;
Sakit kepala; dahi sakit; pusing; tinnitus; Batuk; asma; jantung/rongga dada sakit;
dada terasa penuh; rusuk sakit; Muntah; makan tidak diolah lambung; selera
makan hilang; perut kembung; Hepatitis; muka & kulit kuning (jaundice);
Bengkak berisi air; rematik; Lumbago; lutut/tungkai bawah lumpuh; Tuli; hernia;
wasir; Sulit buang air; buang air terus; ngompol;diare;sembelit;Bersendawaasam.
Penyakit terkait dengan meridian ginjal:
Batuk; sesak nafas; Gangguan pada reproduksi (misal: vagina gatal, impotensi,
haid tidak teratur); Sembelit; diare; makanan tidak dapat dicerna oleh lambung;
Muntah-muntah; perut kembung; Kencing terputus-putus; sulit kencing; enuresis
(ngompol); Pandangan mata kabur, sakit mata; Insomnia, histeris, ketakutan;
Sakit pada saluran kencing; Sakit/kejang pada abdomen; Sakit pada rusuk
samping, ronggadada.
Penyakit terkait dengan meridian
usus kecil: Sakit bahu; punggung; tulang belikat; tengkuk
kaku/sakit; Sakit gigi; pipi bengkak; Sakit pergelangan tangan; jari-jari kaku
tidak berasa; tungkai kaku; Batuk; sesak nafas; Gangguan telinga (tinnitus
& tuli); Sakit tenggorokan; Radang kelenjar limfe; Sakit gigi; Gangguan
mental; histeris; Pandangan kabur; mata berwarna kuning.
Menyentuh ujung jari tangan pasien dimana plak (sumbatan) bersumber seperti gambar dibawah ini.
Untuk kaum wanita apabila diinginkan tanpa bersentuhan dengan tangan bisa menggunakan tongkat kayu , besi , atau pointer yang teraliri energi listrik positip. Seperti gambar dibawah ini.
Keluhan pasien di tengkuk dan leher dapat ditangani seperti digambar dibawah ini.
Membuka sumbatan melalui bahu, lengan hingga telapak tangan seperti digambar dibawah ini.